Young bamboo growing in the Tahura Sultan Syarif Hasyim restoration area

Restorasi Ekosistem dan Adaptasi Iklim

Penanaman Bambu dan Pengayaan Habitat di Tahura Sultan Syarif Hasyim

Hutanriau menanam 1.000 batang bambu pada area 10 ha di Tahura Sultan Syarif Hasyim, mencatat tingkat hidup 76 persen dalam sensus awal, dan menambahkan 150 tanaman buah hutan pada blok koleksi satu hektare.

  • Tahura Sultan Syarif Hasyim
  • 2024
  • Selesai

Gambaran Umum Proyek

Pada 2024, Hutanriau menanam bambu dan jenis buah hutan di Tahura Sultan Syarif Hasyim sebagai bagian dari pengayaan habitat yang didukung melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN. Proyek ini menanam 1.000 batang bambu pada area 10 ha, merawat penanaman bambu sebelumnya, dan menambahkan 150 tanaman buah hutan pada blok koleksi satu hektare.

Ringkasan proyek

Sekilas

1.000 batang

bambu ditanam dalam tahap 2024

10 ha

cakupan penanaman bambu baru

76% hidup

tercatat dalam sensus awal September 2024

150 tanaman

tanaman buah hutan pada blok koleksi satu hektare

Konteks Proyek

Tahura Sultan Syarif Hasyim memiliki areal terdegradasi yang memerlukan pemeliharaan jangka panjang dalam proses restorasi dan pengayaan habitat. Tahap kegiatan tahun 2024 memadukan penanaman bambu, pemeliharaan areal tanam sebelumnya, pemantauan awal tingkat hidup tanaman, dan pengayaan blok koleksi buah hutan. Kegiatan ini dirancang untuk mendukung pemulihan habitat dan ketersediaan pakan gajah pada masa mendatang sebagai bagian dari pendekatan lanskap yang lebih luas.

Tujuan

  • Menanam bambu pada areal seluas 10 hektare di Tahura Sultan Syarif Hasyim.
  • Memelihara dan menyulam kembali tanaman bambu pada areal sebelumnya apabila diperlukan.
  • Memperkaya blok koleksi buah hutan dengan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi setempat.
  • Menyediakan data awal tingkat hidup tanaman untuk pemantauan lanjutan.
  • Meningkatkan keterampilan pendukung bagi pelaku usaha mikro dan kecil setempat.

Yang Dilakukan Hutanriau

  • Menyiapkan lokasi penanaman dan mengangkut bahan tanam.
  • Menanam 1.000 batang bambu pada areal seluas 10 hektare.
  • Mengelola bibit cadangan, melakukan pemupukan, pemeliharaan, dan penyulaman.
  • Melaksanakan sensus awal tingkat hidup tanaman bambu.
  • Menambahkan 150 tanaman buah hutan pada blok koleksi seluas satu hektare.
  • Menyelenggarakan pelatihan media sosial bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Hasil dan Pembelajaran

Sensus September 2024 mencatat tingkat hidup 76 persen pada penanaman bambu baru, yang menjadi data awal untuk pemeliharaan dan pemantauan lanjutan. Bibit cadangan, pemupukan, penyiangan, dan penyulaman disiapkan karena keberhasilan tumbuh bergantung pada perawatan setelah penanaman.

Penanaman bambu dan tanaman buah hutan ditujukan untuk memperkaya habitat dan menyediakan sumber pakan gajah pada masa mendatang. Proyek ini belum membuktikan perbaikan kondisi habitat dalam jangka panjang atau penurunan konflik manusia dan gajah.

Dokumentasi Lapangan

Foto pilihan yang mendokumentasikan kegiatan proyek, pelaksanaan lapangan, dan partisipasi masyarakat.

Merencanakan kerja lingkungan yang berakar pada konteks lokal di Riau?

Hutanriau bekerja sama dengan masyarakat, donor, lembaga pemerintah, institusi penelitian, organisasi masyarakat sipil, dan mitra sektor swasta yang bertanggung jawab.

Diskusikan Kemitraan