HASIL PROYEK

Hasil Proyek yang Terdokumentasi

Halaman ini menghimpun hasil pilihan yang tercatat dalam laporan proyek, catatan lapangan, peta, dan survei Yayasan Hutanriau. Setiap angka terkait dengan kegiatan, lokasi, dan periode tertentu. Angka-angka tersebut tidak dijumlahkan karena beberapa proyek dapat mencakup wilayah atau kelompok yang sama. Angka-angka itu juga tidak dengan sendirinya membuktikan dampak jangka panjang.

Perwakilan masyarakat mendiskusikan peta penggunaan lahan berukuran besar dalam perencanaan partisipatif.

Catatan Proyek Pilihan

Angka-angka berikut menjelaskan kegiatan dan keluaran khusus proyek. Angka-angka tersebut tidak dapat dijumlahkan sebagai capaian kumulatif Yayasan Hutanriau.

95

Spesies tumbuhan obat yang didokumentasikan di Lubuk Bigau pada 2025

Pengetahuan Tumbuhan Obat di Lubuk Bigau

55

Ramuan obat tradisional yang didokumentasikan di Lubuk Bigau pada 2025

Pengetahuan Tumbuhan Obat di Lubuk Bigau

4

Kamera jebak yang disediakan untuk pemantauan satwa liar oleh masyarakat di Lubuk Bigau pada 2024

Pengembangan Terpadu Desa Lubuk Bigau

7

Komputer yang disediakan untuk UPT SDN 029 Lubuk Bigau pada 2024

Pengembangan Terpadu Desa Lubuk Bigau

11

Anggota Kelompok Sadar Wisata Lubuk Bigau yang dilatih pada 2024

Pengembangan Terpadu Desa Lubuk Bigau

1

Mesin pengolahan gambir yang disediakan di Lubuk Bigau pada 2024

Pengembangan Terpadu Desa Lubuk Bigau

29

Kelompok masyarakat pengelola hutan yang didukung selama program rehabilitasi seluas 8.750 hektare di wilayah UPT KPH Singingi pada 2019 hingga 2021

Pendampingan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Berbasis Masyarakat di KPH Singingi

6

Desa dan nagari yang terlibat dalam perencanaan penggunaan lahan partisipatif di Riau dan Sumatra Barat pada 2024

Perencanaan Tata Guna Lahan Partisipatif di Riau dan Sumatera Barat

67

Dataset geospasial yang dikumpulkan dalam format shapefile untuk program Riau Satu Peta pada 2016 dan 2017

Building Riau’s Geospatial Evidence Base

Peserta setempat memasang kamera jebak di hutan sekitar Lubuk Bigau

Angka-angka tersebut menjelaskan hal yang didokumentasikan dalam setiap proyek. Angka itu tidak menunjukkan apakah suatu perubahan berlanjut setelah kegiatan berakhir, kecuali tersedia catatan pemantauan lanjutan.

PENDEKATAN PELAPORAN

Cara Kami Melaporkan Hasil

Yayasan Hutanriau membedakan apa yang dilakukan proyek dari perubahan yang terjadi setelahnya. Tingkat klaim bergantung pada catatan yang tersedia.

Kegiatan dan keluaran

Kami melaporkan apa yang dilaksanakan atau dihasilkan: peta yang disusun, spesies yang dicatat, peralatan yang disediakan, pertemuan yang difasilitasi, dan peserta yang dilatih.

Perubahan yang diamati

Apabila data pemantauan, wawancara, atau catatan administratif menunjukkan perubahan dalam praktik, keputusan, atau kinerja kelompok, kami menjelaskannya sebagai hasil awal yang mulai terlihat. Kami juga menjelaskan siapa yang tercakup dalam temuan dan kapan perubahan tersebut diamati.

Dampak jangka panjang

Kami menggunakan istilah dampak hanya ketika perubahan yang signifikan telah bertahan dan didukung oleh bukti tindak lanjut. Sebagian besar catatan publik saat ini mencakup proyek individual, sehingga dampak organisasi yang lebih luas belum diukur.

Pembedaan ini mencegah angka kegiatan disamakan dengan perubahan jangka panjang.

Seorang anggota KTH Bukik Ijau memegang buah jernang yang dipanen di Bukit Batabuh.

Community Forest Management and Jernang-Based Livelihoods in Bukit Batabuh

Di Air Buluh, KTH Bukik Ijau bekerja di kawasan Bukit Batabuh, tempat jernang, sejenis rotan yang getahnya dikenal sebagai Dragon’s Blood, tumbuh di dalam hutan yang masih tegak. Yayasan Hutanriau bekerja bersama kelompok tersebut dan KPH Singingi dalam pemetaan partisipatif, persiapan perhutanan sosial, pengelolaan jernang, dan pengorganisasian kelompok terkait.

Catatan proyek menjelaskan sekitar 550 hektare dalam wilayah kelola yang dipetakan dan sekitar 30 hektare yang digunakan untuk budidaya jernang. Angka-angka ini menunjukkan wilayah yang tercakup dalam kegiatan. Angka tersebut tidak dengan sendirinya menunjukkan perubahan pendapatan, kondisi hutan, atau kinerja pengelolaan jangka panjang.

Peserta setempat memasang kamera jebak di hutan sekitar Lubuk Bigau

Hal yang Masih Kami Pelajari

Catatan proyek paling kuat pada kegiatan dan keluaran langsung. Data tindak lanjut lebih terbatas untuk perubahan pendapatan, kondisi hutan, kinerja kelompok, dan keberlanjutan praktik setelah pendanaan proyek berakhir.

Setiap klaim diperiksa dengan mengaitkan angka pada proyek, lokasi, dan periode tertentu, membedakan target dari kegiatan yang telah selesai, serta menghindari angka kumulatif organisasi apabila catatan tidak dapat digabungkan tanpa penghitungan ganda.

CATATAN PROYEK

Baca Catatan di Balik Angka-Angka Ini

Buka halaman proyek terkait untuk melihat lingkup, kegiatan, hasil terdokumentasi, dan keterbatasannya.