CATATAN LAPANGAN DAN PERSPEKTIF
Wawasan dari Pekerjaan Hutanriau
Baca cerita lapangan, penelitian, pembelajaran, dan perspektif dari kerja Hutanriau bersama masyarakat di lanskap hutan.
MENGAPA WAWASAN PENTING
Pembelajaran Melampaui Keluaran Proyek
Program lapangan menghasilkan pengetahuan yang tidak selalu tercermin dalam indikator. Halaman ini menyajikan bukti bersama pengalaman lapangan, membagikan pembelajaran praktis, dan menghadirkan sudut pandang masyarakat dalam pembahasan isu lingkungan yang lebih luas.
Yang Akan Anda Temukan di Sini
- Cerita lapangan dan suara masyarakat
- Pembelajaran dan adaptasi program
- Perspektif tentang tata kelola hutan dan lahan
- Ringkasan penelitian dan refleksi teknis
- Berita kemitraan dan perkembangan organisasi
Wawasan Terbaru
Lebih dari Sekadar Lomba: Kebudayaan yang Menghidupkan Pacu Jalur
Saat Pacu Jalur dirayakan di Sungai Kuantan, sebuah diskusi kecil di Kuantan Singingi melihat lebih jauh dari perlombaan, kepada desa, pengetahuan, dan lanskap yang menopangnya.
Read the Insight
Menyusuri Jejak Darah Naga
Perjalanan ke Bukit Batabuh untuk melihat hubungan antara panen jernang, pengelolaan hutan berbasis masyarakat, dan penghidupan yang bertumpu pada hutan.
Read the Insight
Ketika Buah Hutan yang Terlupakan Tiba di Kota
Petani hutan dari Kuantan Singingi tiba di Pekanbaru membawa ratusan kilogram tampui dan barangan. Panen itu memperlihatkan peluang pasar bagi buah hutan yang jarang dikenal.
Read the Insight
Rehabilitasi Hutan Bukan Sekadar Menanam Pohon
Lima pembelajaran praktis dari pendampingan masyarakat di Singingi: memperjelas peran, memahami riwayat lahan, merencanakan pemeliharaan, membedakan keluaran dan hasil, serta memperkuat kemampuan lokal.
Read the Insight
Mencari Minyak Atsiri di Dalam Hutan
Masyarakat Lubuk Bigau membantu mengenali dan menguji 15 bahan tumbuhan yang tersedia di sekitar desa sebagai calon sumber minyak atsiri. Dua belas bahan menghasilkan minyak dalam kondisi uji...
Read the Insight
Hutanriau memublikasikan pembelajaran lapangan setelah meninjau bukti, persetujuan masyarakat, dan membedakan temuan yang terverifikasi dari refleksi organisasi.
